gerbang masjid
MESKI keberadaannya dilarang oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) sejak tahun 1984, Syiah di Indonesia melakukan aktifitas ibadah dan dakwah dengan gencar.
Tak hanya itu, baru-baru ini di daerah Kranggan Bekasi, mereka berani mengusik bahkan menyegel masjid Ahlussunnah.
“Kejadiannya hari Kamis (11/7) kemarin, tiba-tiba ada puluhan orang datang menyegel masjid Imam Bukhari,” kata Anang, takmir Masjid Imam Bukhari Kranggan Bekasi Senin (15/7/2013), seperti dilansir gemaislam.
Para penyerang dan penyegel masjid, lanjut Anang, adalah orang-orang suruhan  pengikut Syiah. “Mereka yang menyegel itu telah dikendalikan oleh pengikut Syiah,” katanya.
Penyegelan itupun tak berdasar dan tanpa alasan yang jelas, mereka mempermasalahkan tanah dan ingin mengosongkan masjid.
“Kita sudah dipertemukan dengan Lurah, Camat dan BAPPEDA membahas tentang tanah masjid, dan itu sudah beres, tapi mereka tetap meminta kami mengosongkan masjid ini,” ujarnya.
Seperti diketahui, sekelompok orang datang dengan dipimpin oleh ketua RT setempat untuk menyegal masjid Imam Bukhari. Diduga mereka adalah orang suruhan pengikut Syiah oknum TNI yang tidak suka dengan maraknya dakwah Ahlussunnah dimasjid tersebut. Sempat terjadi terjadi kericuhan dan pemukulan antara pengurus masjid dengan gerombolan penyegel. [Pz/Islampos]
Axact

Axact

Vestibulum bibendum felis sit amet dolor auctor molestie. In dignissim eget nibh id dapibus. Fusce et suscipit orci. Aliquam sit amet urna lorem. Duis eu imperdiet nunc, non imperdiet libero.

Post A Comment:

0 comments: